Selasa, 14 Oktober 2008

Surat Untuk Calon Suamiku

Assalamu'alaikum…apa kabar buat calon suamiku. Semoga Allah sentiasa
merahmati dan memberkati dirimu yang tidak pernah kutemui, namun doaku tidak
pernah putus mengiringi setiap langkahmu demi meraih keridhaanNya

Rasulullah SAW pernah bersabda: "Seindah perhiasan dunia adalah wanita yang
solehah,"
Alhamdulillah, itulah anjuran Islam melalui Rasulullah SAW yang kita cintai.
Pilihlah wanita yang mampu menyejukkan pandanganmu dan juga rumah tangga
muslim yang bakal dibina saat menikah nanti.

Wahai calon suamiku,
"Dinikahi seorang wanita karena empat perkara, karena hartanya,
keturunannya, kecantikannya dan agamanya. Maka pilihlah agamanya, maka
beruntunglah kedua tanganmu".

Itulah sebuah pijakan utama buatmu memilih calon isteri. Sebuah pijakan
utama itu telah menjadi hafalanku sejak aku beranjak dewasa (baca; baligh).

Wahai calon suamiku,
Jika harta yang engkau idamkan, maka ketahuilah diriku bukanlah orang yang
berada. Tiada harta yang dapat kupersembahkan dalam ijab-kabul kita nanti.
Tiada harta sebagai jaminan bahwa engkau akan menikmati sedikit kesenangan
apabila ijab-kabul telah dilafazkan.

"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu
isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa
tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang.
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi
kaum yang berfikir". (QS Ar Ruum: 21)

Jika keturunan yang engkau dambakan, ketahuilah bahwa aku hanyalah manusia
biasa dari keluarga yang biasa pula. Namun apa yang pasti. Aku adalah
keturunan yang mulia, ayahanda adalah Nabi Adam as dan bunda Siti Hawa as,
sama seperti mu.

"…Maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang
yang bertawakkal kepada-Nya. Jika Allah menolong kamu, Maka tak adalah orang
yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi
pertolongan), Maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari
Allah sesudah itu? karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin
bertawakkal. (QS. Ali Imran: 159-160)

Kecantikan, itulah pandangan pertama setiap insan. Malah aku meyakini bahwa
engkau juga tidak terlepas seperti manusia yang lainnya. Ketahuilah wahai
calon suamiku, jika kecantikan itu yang engkau inginkan dari diriku, maka
engkau telah salah langkah.

Tiada kecantikan yang terlihat orang lain yang dapat kupertontonkan padamu.
Telah aku hijabkan (baca; jilbab) kecantikan diriku ini dengan amalan
ketaatan kepada tuntutan agama yang kucintai. Engkau hanya akan sia-sia jika
hanya menginginkan kecantikan lahiriah semata.

Dan aku tidak dapat menjanjikan, bahwa aku mampu membahagiakan rumahtangga
kita nantinya, karena aku memerlukan engkau untuk bersamaku untuk menegakkan
dakwah islam ini, dan aku merelakan diri ini menjadi penolongmu untuk
membangunkan sebuah markaz dakwah dan tarbiyah islamiyah ke arah jihad
hambaNya kepada Penciptanya yang agung, Allahu Rabbi.

Mencari ilmu agama secara bersama, marilah kita jadikan pernikahan ini
sebagai risalah demi meneruskan perjuangan Islam. Aku masih kekurangan ilmu
agama, tetapi berbekal ilmu agama yang ada ini, aku ingin menjadi isteri
yang sentiasa mendapat keridhaan dari Allah dan suamiku.

Hal itu tak lain untuk memudahkan aku membentuk rumah tangga muslim antara
aku, engkau dan anak-anak kita nantinya untuk dibina dan diberikan
pendidikan dengan ketaatan kepada Allah SWT. Aku pun hanya akan bercita-cita
untuk bisa bergelar pendamping solehah bagi sang suami, seperti yang
dijanjikan Rasulullah SAW.

"Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan
kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan
dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang
banyak. dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya
kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim.
Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu". (QS An Nisa: 1)

Calon Suamiku yang dirahmati Allah
"Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah
telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain
(wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari
harta mereka". (QS. An Nisaa: 34.)

Aku yakin bahawa engkau adalah pemimpin untuk diriku dan anak-anakku sebagai
pewaris dakwah Islam. Maka, jadikanlah pernikahan ini nantinya sebagai asas
pembangunan iman, bukannya untuk memuaskan bisikan syaitan yang menjadikan
ikatan pernikahan sebagai hawa nafsu semata.

Semoga diriku dan dirimu sentiasa didampingi rahmat dan keridhaanNya.
Lakukanlah tanggungjawabmu itu dengan nilai kesabaran, dan ketabahan. Semoga
kita akan menjadi salah satu daripada jamaah menuju ke syurga, insya Allah.

Ketahuilah wahai calon suamiku, bahwa aku tidak pernah mendambakan mas
khawin yang hanya akan menyebabkan hatiku buta dalam menilai arti kita
dipertemukan Allah atas dasar agama.

Cukuplah seandainya, maharku adalah sebuah qalam mulia, Al-Quran, karena aku
meyakini qalam itu mampu memimpin rumahtangga kita untuk meraih keridhaanNya
bukan kekayaan dunia yang bersifat hanya sementara.

Bantulah aku dalam memperjuangkan dakwah Allah ini melalui pernikahan,
karena ia adalah tempat untuk aku menyempurnakan separuh daripada agamaku,
insyaAllah. Akhlakmu yang terdidik indah oleh ibu bapa dan orang
sekelilingmu, itulah yang aku harapkan daripada harta duniawi yang ingin kau
sediakan untukku.

Kutitipkan sebagian dari pengetahuanku melalui buku "Jalan Dakwah" karya
Syaikh Mustafa Masyhur, yang tidak lagi berwujud keborosan dan kebakhilan
karena semuanya berada di dalam sikap qana'ah (berpuas hati dengan apa yang
ada), ridha dan yakin.

Wahai calon suamiku,
Lihatlah rumahtangga Rasulullah SAW, terkadang sebulan pernah dapurnya tidak
berasap karena tidak ada bahan makanan yang dapat dimasak. Namun, walau
begitu susahnya, rumahtangga Rasulullah SAW tetap menjadi rumahtangga yang
paling bahagia, yang tidak ada bandingnya hingga hari ini.

Terlalu panjang rasanya aku mencoretkan surat ini. Cukup dahulu aku buat
surat ini, andai diizinkan aku akan kembali menitipkankan lagi kiriman
bertintakan hati ini. Akhirnya, saya mohon maaf, biarlah rindu ini
ditumpahkan dalam tinta daripada jemu tatkala kita disatukan.

Wassalam

*Dikutip dari situs myquran.com


Baca Selengkapnya......

Rabu, 06 Agustus 2008

Sudahkah kita bersyukur hari ini ?

Suatu hari, ada seorang teman berkata padaku :
“Aku pengen kasih hadiah untuk Teteh. Tapi aku bingung mo kasih apa, habisnya teteh dah punya semuanya sih. Sebenarnya teteh lagi pengen apa sih ?”
Aku tertegun ketika dia mengatakan itu.
Bukan…… bukan karena terharu atas perhatiannya yang luar biasa.
Bukan juga karena kaget ada yang mo kasih hadiah di hari yang bukan hari ulang tahunku.
Tapi lebih karena kata-kata “Teteh dah punya semuanya sih” yang buat aku tersadar betapa beruntungnya hidupku selama ini.
Dia benar….
Aku tidak mengingkari itu…
Namun betapa sering aku melupakannya……

Aku memiliki rejeki yang lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhanku…
Dari kecil, rejekiku memang bagus…
Waktu kecil, aq sering banget dapat undian dari tabungan di bank yang tercatat atas namaku. Walaupun hadiahnya berupa barang, tapi barang-barang tersebut cukup mahal untuk ukuran waktu itu.
Ketika aku kul S2, aku tidak perlu mikirin uang kuliah lagi karena ada beasiswa yang membuatku tidak perlu bayar SPP ataupun uang SKS-nya.
Dan sekarang pun, ketika beasiswa ku habis masa berlakunya, aku dapat bantuan dana yang lumayan untuk mencukupi semua kebutuhanku.
Belum cukup sampai disitu, gajiku tetap jalan ketika aku kuliah coz sebenarnya kuliah bagian dari pekerjaanku, sehingga aku msh bisa belanja2 barang2 yg gak ‘penting’ seperti sepatu, tas or baju.

Dan rejeki tidak selalu berupa uang kan…
Salah satu bentuk rejeki adalah prestasi dan prestasiku dari kecil gak jelek2 amat…
Waktu SD, sering diikutkan perlombaan dan olimpiade2, walaupun prestasi paling tinggi cuma sampai juara 3, tapi tidak semua orang kan dapat kesempatan itu…
Waktu SD pun, ranking di kelas gak pernah lebih jelek dari ranking 3 dan nilai NEM-ku lumayan bagus. Dan karena itulah aku bisa masuk SMP dengan mulus sementara banyak siswa lainnya masuk dengan menyogok…
Begitu terus sampai SMA hingga akhirnya masuk universitas swasta di Yogya…
Walaupun swasta, tapi uang kuliahku termasuk yang rendah di antara mahasiswa lainnya…
Hal ini bisa terjadi coz nilai ujian masukku yang lumayan bagus sehingga uang pangkalnya tidak terlalu besar dan pernah dapat beasiswa gratis SPP gara2 dapat IPK tertinggi untuk satu jurusan.
Gak cukup sampai disitu, setelah lulus, aku cuma nganggur 1 bulan (padahal rencananya sih mo nganggur dulu selama 6 bulan) dan langsung dapat pekerjaan….

Aku memiliki orang tua, teman2 dan sahabat2 yang begitu penuh kasih sayang dan cinta….
Orang tuaku sangat pengertian…
Ketika aku ngotot untuk pake kerudung di ulang tahunku yang ke-17, mama dengan ikhlas bikinin baju panjang untuk sekolah hanya dalam waktu 3 hari….
Ketika aku pake jilbab, mama sengaja ngubah sekat rumah supaya aku gak perlu lari2 terus di rumah kalo ada tamu datang….
Teman2 dan sahabat2 ku selalu ada ketika aku membutuhkan mereka…
Ketika orang lain mengeluh tidak punya teman untuk berbagi…
Aku tinggal memilih mo curhat ama siapa….
Bahkan ketika aku murung or aku datang sambil menangis, mereka segera berhenti dari aktivitas mereka untuk mendengarkan aku….

Sungguh luar biasa nikmat yg kudapat….
Kenapa selama ini aku buta…
Begitu sering aku mengeluh ini, mengeluh itu…. Seakan-akan apa yang didapat tidak pernah cukup….
Betapa sering aku mengutuk kekuranganku, padahal kekurangan2 itu adalah qadha Allah untuk menyatakan bahwa aku memang cuma manusia…..
Bukan bidadari yang cantik rupa dan sempurna…..
Bukan malaikat yang tidak pernah berbuat salah….
Dan betapa seringnya aku lupa untuk bersyukur….
Untuk segala nikmat yang telah kuperoleh selama ini….
Betapa banyak kemudahan yang telah Allah berikan untukku…
Dan yg kulakukan hanya ucapan Alhamdulillah…
Cukupkah itu…?
Sudahkah aku tunaikan kewajiban2ku pada Allah ?
Sudahkah aku berikan hak Allah ?
Sudahkah aku dedikasikan hidupku hanya untuk Allah ?
Betapa sering aku lalai dalam menjaga tertunainya kewajiban2 ku…
Betapa sering aku lupa akan hak Allah atas diriku…
Dan betapa sering aku lupa akan tujuan aku di ciptakan…….

Sungguh, aku mohon ampun atas kelalaianku…
Sungguh, aku mohon maaf atas ke-alpa-anku….
Dan sungguh, Ya Allah…..
Aku berterima kasih atas segala kasih sayang-Mu padaku…..
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan ?” (Q.S. Ar-Rahman 13)

Baca Selengkapnya......

Rabu, 02 Juli 2008

Murung...

Sedih.....
Tahun ini adalah tahun yang sedih
Tahun yang penuh dengan kesedihan
Tahun yang penuh dengan orang-orang yang bersedih
Entah karena kematian, sakit, kecelakaan
Atau karena semakin besarnya himpitan dan kesulitan hidup
Karena kebijakan pemerintah yang tidak pernah berpihak pada rakyatnya

Susah....
Tahun ini adalah tahun yang susah
Tahun yang penuh dengan kesusahan
Tahun yang penuh dengan bertambahnya orang-orang susah
Lagi-lagi karena kebijakan pemerintah yang tidak pernah berpihak pada rakyatnya

Sulit....
Tahun ini adalah tahun yang sulit
Tahun yang penuh dengan kesulitan
Tahun yang penuh dengan orang-orang yang semakin sulit hidupnya
Entah karena harga-harga barang yang semakin naik
Tapi gaji tidak kunjung ikut naik
Ato karena masalah-masalah pribadi yang tidak kunjung selesai
Yach..... seperti tesisku mungkin yang dah gak jelas mo kemana

Sayangnya, dibalik ini semua
aku tidak melihat ada harapan
aku tidak melihat ada cahaya yang akan datang menyongsong
Sehingga aku pun tidak punya gambaran akan solusinya........

Baca Selengkapnya......

Senin, 09 Juni 2008

Finally.....

Alhamdulillah…. :D

Akhirnya SKB Ahmadiyah keluar juga. Walaupun tidak menuntaskan masalah tapi setidaknya ada kemajuan. Walaupun tidak dibubarkan tapi Ahmadiyah sudah diperingatkan untuk tidak menunjukkan hal-hal yang bertentangan dengan ajaran Islam yang sebenarnya. Tapi, ternyata SKB ini tidak memuaskan kedua pihak, baik yang pro maupun yang kontra. Untuk yang pro mengatakan melanggar HAM, sedangkan yang kontra tetep aja gak ada kepastian. Tapi, apapun itu, yach setidaknya ada kemajuan.

Dan sesuai dengan janjinya yang di video ala Osama bin Laden itu, Munarman akhirnya menyerahkan diri ke kepolisian. Okelah, dia sportif. Itu baru pengacara namanya. Geli juga ngeliat ekspresinya Munarman ketika dia dtng k kepolisian, kayak rada” bahagia gitu. Gimana gak bhagia, di hebohin satu Indonesia, terus di komentarin banyak orang, terus komentarnya lucu” lagi. Kayak Gus Dur tuh, bilang kalo’ Munarman di lindungi ama perwira tinggi polisi. Terus, ada sms aneh yang bilang kalo Munarman dah tewas dengan mengenaskan di hutan karet batujajar, Cimahi. Dalam bayanganku, Munarman tuh setiap hari melototin tipi ngeliat berita setiap saatnya, memonitor setiap perkembangan dan komentar yang ada. Bukannya sedih or panik diberitain tapi dia malah senang banget bisa jadi selebritis dadakan walopun mungkin cuma untuk bulan ini doank…

Padahal, aq kira dia bakal ngumpet sebulan ini, terus aq bayangin dia dah ngelist pertandingan Euro 2008 untuk bulan ini untuk ngabisin waktu nungguin SKB terbit. Cukup ngaco ya bayanganku, dipikir dia gak punya kerjaan lain apa ?

Tapi, Alhamdulillah satu hal yang patut disyukuri, seluruh ulama bersepakat dalam satu hal bahwa insiden ini tujuannya untuk memecah belah umat Islam dan bahwa fokus utama dalam mslh ini adalah ketidakjelasan dalam masalah Ahmadiyyah. Kecuali para ulama yang dibayar ame Amerika kayak yang ada di JIL, Wahid Institut and Gus Dur boo…. Mereka mah tujuannya buat ngebubarin FPI and MUI,jadi rada” gak nyambung gitu….

Soal Gus Dur juga, ada berita yang gak kalah heboh, setelah siangnya berkoar-koar tentang pembubaran FPI akibat insiden monas, malamnya dia ke Amerika buat nerima penghargaan sebagai sekutu Israel yang paling setia. Ceilee….. jadi pembantu setianya Israel nih Gus…. Ck..Ck… hebat ya….????

Yach, semoga semua amalanmu diterima oleh Allah ya, Gus…

Baca Selengkapnya......

Rabu, 04 Juni 2008

Hidup Dakwah Tanpa Kekerasan.....

Wuahh.... Kangen oi nulis di sini....
Alhamdulillah masih punya selera buat nulis lagi.
A lot has been happening....
2 minggu kemarin, emosiku dah gak jelas, seminggu nangis terus, terus minggu berikutnya marah-marah, terus nangis lagi.... kacau banget. Emang lagi banyak masalah sih, tapi kayaknya aku gak bisa cerita semua di sini, intinya berkaitan dengan tesis, stress, tesis, stress, tesis, stress, he..he..he... sama aja ya.. ??

Tapi, aku lagi gak kepengen cerita itu di sini, tapi aku mo cerita soal 'insiden monas' yang terjadi tanggal 1 Juni kemaren yang sekarang lagi jadi topik puanas di tipi".

Ok, mungkin aku ceritain dulu secara singkat kronologis peristiwanya. Terjadi bentrok antara FPI dan Aliansi Kebangsaan (AK) yang lagi demo di monas. Dan bentrok ini mengakibatkan banyak yang luka-luka dan FPI dituduh sebagai biang keributan. Padahal yang terjadi di lapangan adalah awalnya ada Komando Laskar Islam (KLI) yg merupakan gabungan berbagai ormas Islam yg memiliki laskar, yg hendak bergabung dengan massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang sedang berdemo tentang kenaikan harga BBM. Pada saat itu juga ada massa dari PDI-P yg juga sedang mengadakan acara di bagian lain dari monas. Lalu, tiba" dtang massa dari AK sambil membawa ibu" dan anak", padahal ijin mereka tidak menyertakan route demo ke monas. (Aneh....?) Sebenarnya kepolisian sdh mengingatkan AK agar tidak berdemo di monas karena selain tidak ada ijinnya, juga dikhawatirkan akan mengakibatkan keributan karena berdekatan dengan massa lainnya. Tapi, peringatan itu tidak dipatuhi.
Lalu,provokasi dimulai. Orator dari AK ada yg mulai menyebutkan FPI sebagai laskar setan dan laskar kafir. Mulailah keributan terjadi, lalu ada pihak-pihak dari AK yg mulai menghina Islam dgn kata" seperti '
Islam anjing' dan 'Orang Islam anjing' (Astaghfirullah....?) Bahkan ada pihak" dari AK yg membawa-bawa senjata api seperti sdh disiapkan dari awal.
Dan selanjutnya terjadilan insiden monas itu, tapi FPI tidak pernah menyentuh ibu" dan anak", seperti yang dituduhkan oleh AK.

Memang, di satu sisi seharusnya simpatisan FPI bisa menahan diri, menggunakan logika mereka daripada emosi. Bukannya katanya cowok itu lebih rasional dari cewek ? Apalagi cowok" ini sering diistilahkan dengan
ikhwan coz mereka juga mengkaji Islam. (Padahal ikhwan tuh artinya cowok dlm bhs Indonesia) Katanya kan ikhwan itu sudah terwarnai oleh Islam jadi menilai segala sesuatunya dengan Islam dan hnya Islam. Jadi, kenapa bisa terpancing oleh provokasi murahan macam itu ?
Dan memang FPI memiliki track record yang cukup buruk coz aktivitas fisik (baca: kekerasan) yang sering mereka lakukan. Padahal ada banyak cara lain untuk menyuarakan kebenaran.
Terlepas dari itu semua, apa yang dilakukan oleh AK juga sama sekali tdk terpuji, bahkan ada kesan disengaja. Kata" yang dilontarkan saat demo sangat provokatif sehingga sebenarnya sudah bisa diprediksi bakal ribut. Bahkan fitnah" terus dilancarkan pasca insiden monas. Salah satunya, foto Panglima KLI, Munarman yang juga seorang advokat sedang mencekik orang yang kmdian diklaim orang AK padahal itu orangnya FPI.

Tapi, sedih melihat kelanjutan cerita ini. Bagaimana tidak, 57 simpatisan FPI ditangkap dan diinterogasi. Sedangkan dari AK belum jg diperiksa oleh kepolisian, padahal MUI sdh menyarankan agar kepolisian seimbang dalam pemeriksaan. Lebih sedih lagi melihat tanggapan Munarman ketika mengklarifikasi foto yang menjadi sasaran fitnah. Gimana gak, Munarman mengancam akan menyerbu Tempo jika Gunawan Muhammad (redaktur Tempo) tidak sujud meminta maaf padanya. Itukan sombong banget ??? Terus nyuruh orang sujud, yg bener aja donk... kita kan cuma boleh sujud sama Allah ??? (Sebel....sebel.....) Padahal Munarman itu kan pengacara, seharusnya dia tau donk kalo semua omongan dia itu bisa digunakan dalam pengadilan dan bisa memberatkan dia. Bodoh.....!!!!!!!!!!

Maaf, aku jadi esmosi nih.....
Soalnya sebel ngeliat seorang pengacara berpengalaman 15 tahun gak bisa mengendalikan kata-katanya. Seharusnya dia menata kata-katanya agar bisa meraih dukungan publik. Bukan kemudian malah membuat citranya menjadi semakin negatif. Terus, sekarang dia gak juga menyerahkan diri padahal kepolisian dah nyuruh dia untuk datang. Terus, katanya dia gak akan menyerahkan diri sebelum kepolisian menindaklanjuti laporan FPI. Waduuuh..... Dia emangnya mo ngatur polisi ?????

Memang, selama ini pemerintah kita tuh buta dan tuli. Cuma nurutin maunya orang" yang punya duit. Tapi, bukan berarti kita menghalalkan segala cara kan untuk menyembuhkan penyakit pemerintah kita ???? Memang, kita ingin Islam diterapkan secara menyeluruh coz di Al-Qur'an kita diperintahkan untuk masuk Islam secara kaffah. Tapi, kita juga diwajibkan untuk berlaku ma'ruf dalam dakwah kan ?? Mengerti situasi umat, menyampaikan dengan santun agar umat menerima adalah salah satu caranya. Bahkan kita harusnya melebur dengan umat, tidak berbeda dengan umat sehingga umat pun otomatis terwarnai dengan kita. Bagaimana umat bisa menerima kita kalo kita kayak nantangin mereka ?
Yach, aku juga bisa berdo'a semoga yang haq akan terlihat sebagai yang haq dan yang bathil akan terlihat kebathilannya. Amiin....

Baca Selengkapnya......

Kamis, 22 Mei 2008

Teman Lama

Alhamdulillah bisa nulis lagi....
Kali ini pengen cerita soal teman lama yang udah lama gak ketemu. Dulu, waktu awal" di Bandung aku langsung punya warung tenda favorit, Tenda Milan namanya yang terletak di Simpang Dago.

Kenapa aku suka warung ini ?
Coz selain masakannya yang sedap, terutama ayam rica-rica nya, teteh yang jualan juga cantik dan ramah. Jadi, kalo nungguin ayamnya dimasak,aku suka ngobrol" ama teteh-nya. Kita sebut aja namanya Teh Milan ya....Ketika awal aku ketemu teh Milan, yang terbayang di kepalaku adalah teh Milan pasti suaminya tajir, secara tetehnya cantik banget. Dan pasti teh Milan jualan cuma buat nyalurin hobi dagang aja, tapi gak niat dapatin keuntungan. Tapi,selama ngobrol ama si teteh, gak pernah sekalipun aku dengar cerita tentang suaminya. Ini bikin aku sibuk menduga-duga, jangan" teh Milan gak punya suami, makanya dia jualan, ato jangan" teteh ini 'kecelakaan' (karena dia dah punya anak yang cuantik buanget) tapi gak married jadilah untuk menopang hidup dia jualan. (Duh...jahat banget ya pikiranku....!!)

Tapi, ternyata itu semua salah besar....
Ternyata, Teh Milan suaminya sering kerja di luar kota jadi sering ninggalin keluarga,makanya tetehnya tinggal dekat dengan tempat tinggal ibunya. Terus, tetehnya itu sebenarnya asli Bandung tapi suaminya orang Sulawesi, makanya dia bisa bikin ayam rica-rica. Lalu,mereka tuh keluarga sederhana sehingga untuk bantuin suaminya + biar gak nganggur di rumah,teteh itu jualan di Simpang Dago. Padahal teh Milan kalo jualan sendirian lho dan sekalian ngemong anaknya yang masih berumur sekitar 4 tahun gitu. Hebat ya beliau.....
Dulu, aku selalu mengira orang cantik pasti suaminya tajir coz biasanya cowok tajir nyarinya yang cantik" dan yang cantik nyari cowok yang tajir biar bisa manikur, pedikur, tekukur...... Ini memang pengaruh dari pandangan masyarakat yang ngaco bin ajaib yang seringkali dijadikan peraturan tidak tertulis (baca : norma) yang berlaku di masyarakat. Tapi, ternyata tidak terbukti tuh, contohnya Teh Milan ini....
Teh Milan itu cantik banget dan kelihatan kayak masih gadis padahal udah punya anak 1. Mungkin dulu ada banyak kumbang yang deketin beliau dan ternyata jadinya ama suaminya yang sekarang. Padahal mungkin kalo Teh Milan mau, dia bisa dapatin suami yang cakep sekaligus berkecukupan...... yach.... yang kalo mo' beli mobil cukup uangnya, mo' beli rumah cukup uangnya, mo' umrah dan naik haji, juga cukup. He...he....(kok...rasanya garing ya....?)

Yach....itulah yang dinamakan jodoh kali ya ? Mo kita bermimpi kayak apa juga, tetep aja kalo jodohnya yang itu, ya...dapatnya yang itu juga. Itulah yang namanya Qadha Allah.

Ngomong" soal Qadha Allah, cerita Teh Milan tadi ada lanjutannya lagi. Nah, waktu aku semester 2, Teh Milan tiba-tiba bilang kalo dia ditawarin orang untuk jualan di Gerlong. Jadi,modal awal dikasih ama tuh orang, Teh Milan cuma tinggal jalanin aja. Bahkan Teh Milan dikasih pegawai 3 biji....eh ..... 3 orang...
Jadi Teh Milan bakal pindah ke Gerlong biar makin lancar. Lagipula Teh Milan bakal dikasih paviliun jadi gak perlu mikirin biaya sewa lagi. Ya udah deh..... berarti aku harus nyari tempat maem yang lain kalo' gitu.
Lalu, setelah 1 tahun,tiba-tiba aku liat ada Tenda Milan lagi di Simpang Dago. Nama yang sama, tempat yang sama, bahkan menunya juga sama. Jangan-jangan......
Bener, ternyata Teh Milan balik lagi. Akhirnya,menu favoritku ada lagi, habisnya susye banget nyari ayam rica-rica yang enak. Setelah kangen-kangenan, mengalirlah cerita Teh Milan. Jadi, Teh Milan emang dikasih modal ama orang untuk running warung yang ada internet-nya, lalu dikasih pegawai 3 orang, dikasih paviliun n banyak kemudahan lainnya. Awalnya sih rame tuh warung, tapi lama" makin sepi coz promosinya gak gencar + tidak ada palang yang nunjukkin kalo selain ada internet ada warung di situ. Akhirnya setelah berjuang 1 tahun, Teh Milan memutuskan untuk balik aja lagi ke Simpang Dago coz sebenarnya kondisinya sama aja. Malah lebih baik di Simpang Dago coz dekat ama ortunya + gak beban mikirin modal orla yang harus dibalikin tiap harinya.

Itulah, walaupun kita sudah berusaha sekuat tenaga, tetap Allah juga yang penentu 'kebijakan'. Ketika Allah berkehendak, maka jadilah. Kun fayakun. Tapi, justru itulah yang membuat manusia 'membumi'. Jadi, walaupun mimpi udah setinggi langit tapi ketika Allah tdk berkehendak, ya... tidak akan terjadi. Dan itu mencegah manusia untuk merasa superior, bahwa manusia punya batasan, punya banyak kelemahan dan gak punya kuasa apapun sama hidupnya. Tapi, tetep manusia berkewajiban untuk berusaha semampu dia bisa. Masalah hasil, itu hak Allah buat ngasih. Makanya yang ntar di mintai pertanggung jawaban tuh usahanya, bukan hasilnya. Gak bakal Allah nanya,
"Kenapa IPK kamu cuma 3.5 kok gak 4 sekalian ?"
Ato....
"Kenapa kamu cuma dapatin duit 10.000 hari ini ? Seharusnya kan bisa dapat 100.000 ?"
Tapi, yang bakal ditanyain tuh:
"Gimana cara kamu dapatin IPK 3.5 ? Nyontek ya ?"
Ato....
"Dapat duit 1.000.000 darimana ? Goyang ngebor ya ?"
kira-kira gitu deh....

Karena itulah Allah kasih aturan biar kita, manusia-manusia lemah ini, bisa milih mau pake jalan yang mana. Mau jalan yang mulus tapi akhirnya sengsara ato jalan yang berbatu, terjal tapi akhirnya happy forever ?
Tapi, bukan berarti tujuan gak penting lho ya.... Penting punya cita-cita setinggi langit, tapi kalo gak kesampaian, ya udah gak usah pake menangis darah, meraung-raung, guling-gulingan di jalan (Busyet....dashyat banget ya...!). Tawaqalillah aja. Ikhlas di awal, tengah dan akhir perbuatan. InsyaAllah, hidup kita bakal tenang, aman, ceria, bahagia, selamat sentosa hingga akhir masa.....Horeee.....

Cukup sekian..........

Baca Selengkapnya......

Jumat, 16 Mei 2008

Lowongan Yang Pasti Diterima

Sebuah lowongan istimewa telah dipersiapkan sebelum alam ini diciptakan. Lowongan ini terbuka bagi semua orang tanpa pengecualian, tanpa melihat pengalaman kerja, tanpa ijazah, tanpa koneksi. Lowongan ini terbuka bagi semua pengangguran maupun yang sedang bekerja dengan latar belakang apapun, baik direktur, gubernur, tukang becak, perampok, koruptor, pembunuh, pendeta, kyai, para dermawan, dll. Setiap pelamar dijamin pasti diterima di salah satu posisi yang disediakan, bahkan yang tidak melamar sekalipun pasti diterima !


LOWONGAN DISEDIAKAN UNTUK 2 POSISI :
A. Penghuni Syurga
B. Penghuni Neraka

UNTUK POSISI A DISEDIAKAN FASILITAS DAN KOMPENSASI SBB :

Sebelum kandidat diberi fasilitas final berupa Syurga yang kekal abadi, kandidat dijamin akan memperoleh training outdoor dan indoor, berupa :
1. Nikmat kubur.
2. Jaminan perlindungan di Padang Mahsyar.
3. Keselamatan meniti Sirath-al mustaqim.

Syurga memiliki berbagai kenikmatan yang tidak dapat dibandingkan dengan kenikmatan dunia. Rasulullah bersabda, “Demi Allah, dunia ini dibanding akhirat ibarat seseorang yang mencelupkan jarinya ke laut; air yang tersisa di jarinya ketika diangkat itulah nilai dunia” (HR Muslim). Nikmat yang lebih indah dari syurga adalah ‘merasakan’ ridha Allah dan kesempatan merasakan ‘wajah’ Allah, inilah puncak segala kenikmatan, inilah kenikmatan yang tak mampu dibayangkan manusia, yaitu keindahan menikmati sifat-sifat dan kalam murni Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

UNTUK POSISI B DIPASTIKAN AKAN MENIKMATI BERAGAM KESEMPATAN DIBAWAH INI

Kandidat dipastikan mendapat berbagai fasilitas Neraka berupa alam terbuka dengan fasilitas pemanas ruangan yang bertemperatur sangat luar biasa panasnya. Bahkan bila sebutir pasir neraka dijatuhkan ke muka bumi maka mengeringlah seluruh samudera di muka bumi ini dan mendidihlah kutub es yang ada di muka bumi ini. Bahkan bila seseorang dikeluarkan dari dalamnya sekejab kemudian dipindahkan ke tumpukan api unggun yang menyala-nyala di muka bumi ini maka iapun akan merasa lega.
Neraka sangat luas, jadi para pelamar posisi ini tidak perlu khawatir tidak kebagian tempat. Para pelamar posisi ini juga tak perlu khawatir segera mati kalau dibakar, karena tubuh kita akan dibuat sedemikian rupa hingga mampu memuai kalau dibakar (seperti kerupuk bila digoreng). Rasulullah saw bersabda, “Di neraka gigi seorang kafir akan (memuai) hingga sebesar gunung Uhud, dan (tebal) kulitnya membentang sejauh tiga hari perjalanan” (diriwayatkan oleh Abu Hurairah, HR Muslim). Dalam hadits lain, Rasulullah saw bersabda, “Neraka dipegang oleh tujuh puluh ribu tali, dan setiap talinya di pegang oleh tujuhpuluh ribu malaikat” M(HR Muslim). Rasulullah saw bersabda, “Allah mempunyai malaikat yang jarak antara kedua belah matanya adalah sepanjang seratus tahun perjalanan” (Abu Daud, Ibn Hanbal).

Oh, ya. Fasilitas ini juga meliputi makanan gratis yang mampu membakar isi perut, minuman yang mampu membocorkan usus serta fasilitas kolam renang gratis yang berisi nanah dan darah. Beberapa pembantu gratis juga disiapkan untuk menyayat lidah orang-orang yang suka menyakiti hati orang lain, maupun menyeterika perut orang-orang yang tidak membayar zakat.

Selain fasilitas tersebut, para kandidat akan melewati masa training yang lamanya mencapai ribuan tahun, yaitu :

1. Training indoor didalam kubur berupa siksa kubur dan ‘hidup’ dalam kesengsaraan ditemani ular dan makhluk aneh lainnya serta wajah-wajah buruk selama bertahun-tahun hingga ribuan tahun di alam barzakh tergantung kualitas amal ibadahnya dan dosa-dosa yang ia lakukan.
2. Training outdoor dilakukan di padang Mahsyar selama ribuan tahun, dalam suasana kepanikan dan huru-hara yang luar biasa. Bapak, ibu, anak dan saudara-saudara kita tak mampu menolong kita karena setiap orang sibuk dengan urusannya sendiri-sendiri. Bahkan para nabipun tidak mampu menolong, kecuali nabi Muhammad SAW yang akan menolong umatnya yang rajin bersholawat padanya.

SYARAT-SYARAT PELAMAR

- Tidak diperlukan ijazah
- Tidak diperlukan koneksi atau uang sogok.
- Tidak perlu bawa harta
- Tidak perlu berwajah cantik, ganteng, berbadan tegap atau
seksi.
Cukup membawa dokumen asli dari keimanan dan amal karya Anda sendiri.

WAKTU WAWANCARA :

Wawancara tahap 1, dilakukan 7 langkah setelah pelayat terakhir meninggalkan kuburan Anda. Sabda Rasulullah SAW: "Sesungguhnya bila jenazah seseorang diletakkan di dalam kubur,maka jenazah itu mendengar suara sandal orang-orang yang mengantarnya ke kuburan pada saat mereka meninggalkan tempat itu (hadist hasan yang diriwayatkan oleh Ahmad Hanbal). Perlu diketahui jadwal wawancara Anda ini sudah ditentukan sejak roh ditiupkan ke tubuh Anda semasa dalam kandungan ibu.

Wawancara tahap 2 : Hanya Allah lah yang tahu.


LOKASI DAN LAMA WAWANCARA

Wawancara tahap I, dilakukan di dalam kubur (alam barzakh) selama beberapa menit hingga ribuan tahun tergantung posisi yang dilamarnya.
Wawancara tahap II, dilakukan pada hari penghisaban (hari perhitungan) selama beberapa hari hingga ribuan tahun tergantung posisi yang dilamarnya. Dalam salah satu haditsnya Rasulullah pernah bersabda bahwa jarak waktu masa pengadilan antara orang-orang kaya dan orang-orang miskin adalah 500 tahun. Berbahagialah Anda yang miskin selama di dunia, yang memiliki sedikit harta untuk diminta pertanggungjawabannya (karena sebutir nasi yang Anda buang akan diminta pertanggungjawabannya).

PEWAWANCARA:

Wawancara tahap I, dilakukan oleh Malaikat Mungkar dan Nakir.
Wawancara tahap II, dilakukan langsung oleh sang Penguasa Hari Kemudian

WAWANCARA HANYA BERISI 6 PERTANYAAN :

1. Siapa Tuhanmu ?
2. Apa agamamu ?
3. Siapa nabimu?
4. Apa kitabmu?
5. Dimana kiblatmu ?
6. Siapa saudaramu?
Sungguh 6 pertanyaan yang sangat mudah, tapi sayangnya tidak bisa dihapal dari sekarang karena keimanan dan amal kitalah yang akan menjawabnya.


CARA MELAMAR:

Sekalilagi, ini benar-benar rekrutmen yang sangat istimewa, tidak perlu melamar, siapa saja dijamin diterima, bahkan untuk melamarpun Anda akan dijemput secara khusus. Dijemput oleh makhluk sekaliber malaikat yang bernama Izroil. Ia akan menjemput anda kapan dan dimana saja (bisa jadi sebentar lagi).


BENARKAH LOWONGAN INI ?

Simaklah hadits dibawah ini, sesungguhnya terlalu banyak rahasia alam ini yang tidak mampu kita ketahui, apalagi mengenai akhirat.
Rasulullah saw bersabda : “Sesungguhnya aku mampu melihat apa yang tak sanggup kalian lihat. Kudengar suara gesekan dilangit (berkriut-kriut), langit sedemikian padatnya, tak ada tempat kosong bahkan seluas empat jari sekalipun karena langit dipenuhi para malaikat yang sedang bersujud kepada Allah SWT. Demi Allah ! Sekiranya kalian mengetahui apa yang aku ketahui (tentang akhirat), niscaya kalian tidak akan pernah tertawa sedikitpun, bahkan kalian pasti akan banyak menangis (karena takut). Dan niscaya kalian tidak akan pernah bisa bersenang-senang dengan istri-istri kalian, dan niscaya kalian akan keluar berhamburan ke jalan-jalan (berteriak) untuk memohon (ampun) dan memanjatkan doa kepada Allah (meminta perlindungan dari bencana akhirat) yang akan Dia timpakan” ( HR Tirmidzi & Al-Bukhari)

Sementara jutaan Malaikat dengan penuh rasa takut dan hormat sedang bersujud kepada Allah, dan sementara Malaikat peniup Sangkakala sudah siap di depan trompetnya sejak alam ini diciptakan, sementara itu pula masih banyak diantara kita yang masih terlena dengan dunia ini. Tidak sadar ia bahwa dirinya sedang masuk dalam program penerimaan lowongan yang ada di akhirat.

MAU MELAMAR KE POSISI B ?
Mudah saja, hiduplah sesuka anda...

Baca Selengkapnya......